Selasa, 26 Agustus 2014

Aktivis Whatsapp

Ada sebuah nama yang kemudian mengganggu jiwa.
Menggelitik tangan lalu mulai berdendang ria.
Di atas papan keyboard mulai melakukan tarian cinta.

Aktivis whatsapp.
Untuk para aktivis whatsapp yang kemudian tidak menyadari bahwa dirinya sudah menjadi aktivis whatsapp, tenang saja, anda tidak sendirian.

Dimulai dari stalking sebuah account twitter seorang akhwat yang cukup menginspirasi karena kesahajaannya yang terpendam, lalu saya menemukan bahwa dirinya juga aktivis whatsapp.
“belakangan ini terlalu sibuk jadi aktivis whatsapp nih.”
Kira kira begitu kalimat yang ditulisnya di media social twitter.

Lalu saya berfikir.

Ah, terang saja dirinya jadi aktivis whatsapp.
Amanahnya mengharuskan dia on whatsapp hampir 24 jam dalam sehari. *agak berlebihan tapi sedikit nyata.

Lalu saya berfikir lagi.

Sepertinya saya mengalami hal ini juga. duh…aktivis whatsapp.
Jika saya tidur pukul 21.00 maka chat yang akan saya baca dipagi hari berjumlah sekitar >500
Jika saya tidur setelah pukul 21.00 maka chat yang akan saya baca dipagi hari berjumlah sekitar  >300
Jika saya tidak membawa hape saya dalam suatu kegiatan selama sehari, maka saya akan membaca chat >1000
Banyak sekali chat yang harus saya baca.

Lalu saya melirik aplikasi whatsapp saya.

Ini benar benar sesuatu.
Saat saya bertemu takdir yang mengharuskan saya masuk kedalam grup whatsapp >50 grup.
Saat mata dan tangan saya mampu membaca ratusan chat setiap harinya.
Saat saya memulai hari dengan mengecek grup mana yang rame.
Lalu dilain kesempatan saya bisa menganggap semua chat grup tidak ada yang penting.

Betapa anehnya saat sudah ditakdirkan untuk menjadi aktifis whatsapp.
Saat ada banyak nama nama aktifis yang lain, sekarang harus berujung di aktifis whatsapp.
Memang, hal yang dilakukan tidaklah buruk, karena melalui whatsapp kita juga banyak berdakwah

Pernah suatu kali whatsapp saya error karena saya males update. Whatsapp minta di update bisa sampai dua kali sehari.
Akhirnya saya pencet remind me later.
Sekitar 3 hari gak saya update, wa nya pun error dan minta di install ulang.
Dag…
Dig…
Dug…
Gimana ini?
Banyak data data penting yang gak dipindahin ke notes.
Alhamdulillah wa selalu melakukan backup setiap pukul 04.00 mudah mudahan kehilangan beberapa chat saja yang tidak penting.
Proses install ulang pun dilakukan, lalu terjadi beberapa kesalahan. Saya rasa kesalahan ada pada whatsapp.
Setelah dari pukul 8 pagi sampai pukul 4 sore berkutat dengan whatsapp, akhirnya wa saya kembali.
Proses pengembalian itu tidaklah mudah.
Saya harus memutuskan untuk membuang semua back up yang pernah dilakukan dan mendelete account wa. Kenapa? Karena sepertinya wa begitu berat untuk merestore ratusan ribu chat yang tidak pernah saya delete.

Ada beberapa grup yang gapernah saya clear chat semenjak dibentuk karena banyaknya data yang penting yang sayang jika dibuang. Ditambah lagi jadwal clear chat grup itu sebulan sekali, dan sebelum clear chat harus dikirim dulu ke email supaya suatu waktu jika butuh bisa dengan mudah dicari.

Betapa whatsapp telah menjadi sebuah media yang kini memutuskan menjadi sebuah subject. Sepertinya aktifis whatsapp ingin menjadi pasangan sejati aktifis dakwah.
Dan luar biasanya ini bukan hanya menimpa saya.

Kini saya sudah mulai meninggalkan beberapa grup yang walaupun penting tapi tetap harus saya tinggalkan, karena belakangan ini whatsapp minta perhatian lebih, dia suka gak respond dan minta di end process.
Demi kesehatan hape, whatsapp, hati, jiwa dan raga, left grup adalah jalan terbaik.

Tapi ada yang aneh dari left grup ini.
Seperti sedang pamitan dari sebuah acara perpisahan yang belom selesai.
Sudah tau harus berpisah, walaupun bukan saatnya tapi tetap harus berpisah karena banyak hal yang telah menanti.
Berbagai macam emoticon menangis, bersedih, galau dikeluarkan. Emosi yang begitu besar.

Lalu merindukan grup whatsapp.
Setelah left, maka grup itu akan otomatis hilang, kecuali kalo di remove. Maka kita masih sempat melihat chat sebelum kita diremove.
Perasaan rindu ini sedang saya alami.
Hari itu, grup yang mengubah hidup saya terbentuk.
Lalu, dimulai dari taaruf, lalu chit chat, ngobrol, saling Tanya, dan kemudian membicarakan hal yang penting dan tidak penting.
Syuro online, meledek orang orang yang belum menikah,bangga dengan keadaan masing masing, lalu terucap sebuah doa, semoga kita yang bertemu dalam media whatsapp ini walaupun belom pernah saling tatap wajah bisa reonian di surgaNya nanti.
Aamiin…
Belum pernah jumpa tapi serasa saudara.

Lalu karena satu dan lain hal, grup itu mestinya dibubarkan atau setidaknya fungsinya bisa diubah.
Satu persatu mulai left. Grup yang dulu selalu ramai kini tinggal kenangan.
Kadang hadir sebuah perasaan yang rindu akan grup itu.
Rindu akan chat nya
Rindu akan penghuninya
Dan rindu akan semuanya.

Inilah,
Aktifis whatsapp.
Yang seakan whatsapp telah menjadi sebuah aplikasi wajib tengok 24 jam.
Semoga kita termasuk dalam aktifis whatsapp yang bisa bereonian di surga itu.
aamiin

Jumat, 15 Agustus 2014

Lagi, Tekaje28

Lagi, cerita tentang persahabatan memang tak akan pernah ada habisnya.

Kali ini kisahnya tentang Tekaje28, bagaimana kita disatukan dalam sebuah nasib lalu dipisahkan karena sebuah takdir.
Nasib mengatakan kita beruntung bisa berkumpul disebuah sekolah yang kata orang ternama. Lalu takdir mengharuskan kita menempuh jalan masing masing setelah empat tahun bersama.
Ya, berbeda dengan SD yang enam tahun, SMP yang 3 tahun, kini SMK 4 tahun. Tapi dari yang empat tahun ini segudang cerita terasa tidak ada apa apanya.

Jatuh pada tanggal 9 agustus 2014.

Tradisi di kelas Tekaje28 memang beda, setiap bulannya yang ulang tahun akan patungan/mentraktir sendiri teman sekelas. Tradisi ini baru ada di semester 2 kelas 12 dan sempat terhenti beberapa bulan lalu kembali lagi di bulan agustus.

Indah, rahmat, riska, dan ali yang ulang tahun dibulan agustus. Walapun salah satu dari mereka tidak ada yang ulang tahun tanggal 9, tapi tetap saja rasanya tanggal 9 itu yang paling pas. Terlebih lagi, keesokan harinya rahmat akan pergi ke negri seberang untuk menempuh pendidikan.
Hari ini pasti sangat special.

Bermodalkan grup whatsapp yang hampir setiap saat ganti nama grup dan ganti icon, personil tekaje28 menyusun rencana seadanya. Mendengar sebuah kata traktir, semua langsung yes.

Tanggal 9 tiba.
Tiada tempat yang paling pas untuk dijadikan tempat berkumpul sebelum kemana mana selain di sekolah. Tekaje28 pun kumpul di sekolah. Bengkel tekaje tepatnya.
Janjian jam 3 tapi baru bener bener berangkat ke tkp jam 4 sore. Ngaret memang salah satu tradisi yang akan terus dibudayakan, sepertinya.

Warpas.
Tempat yang sebagian besar personil tekaje28 belom pernah datangi. Sambil ngeliat gambar menu, nama menu yang aneh aneh, tekaje28 tanya tanyaan ‘lu makan apa.’
Hampir setengah jam memilih menu, terimakasih abang udah sabar nunggu pesenan.

Minuman tiba paling duluan.
Seakan akan baru melihat minuman itu *mungkin emang baru pertama kali liat* setiap minuman dateng, semuanya harus nyobain sambil ngomong, “itu punya siapa? Apaan namanya? Bagi dong”
Jadi setiap minuman yang tiba, semuanya ikut merasakan dan mengomentari rasanya yang aneh. Terkesan norak tapi seru.

Lalu makanan tiba.
Bermodalkan garpu dan sendok, semua makanan juga hampir tidak ada yang dilewatkan. Nyobain sana sini. Well, itu menyenangkan.

Terlebih lagi, tempat yang seakan akan VIP.
Mendapatkan tempat duduk di lantai 2, tanpa ada seorang pun pengunjung yang duduk disekitarnya, membuat suasanya keakraban semakin terasa. Sambil bergantian menunggu giliran sholat, obrol sana sini ngalur ngidul, foto sana sini, bercanda, membicarakan tentang masa depan dan banyak lainnya.

Selesai makan, bill pun datang.
Rekor terpecahkan.
Pada bulan februari, saat masih kelas 12, tekaje28 pernah makan di dcost ditraktir Rama dan menghabiskan uang kurang lebih enam ratus ribu rupiah.
Sekarang, 954.000,-
Luar biasa.

Bulan agustus memang hebat!

Awalnya, ingin foto studio, tapi ujung ujungnya ke tempat karoke.
Sambil duduk ngobrol ngobrol, tiba tiba pertanyaan berikutnya tiba, kemana nih kita? Ada yang usul ke taman, ada yang usul foto studio.
Foto studio memang terlihat mengesankan, tapi ternyata biayanya juga mengesankan. Alhasil foto studio batal.
Disebrang warpas, ada sebuah tempat karoke. Lalu tiba tiba saja tekaje28 udah mesen tempat disana dengan biaya 244ribu. Kali ini masing masing orang bayar 20ribu.

Dimulai dari lagu selamat ulang tahun by jamrud.
Dilanjutkan lagu sahabat by nindy dan audy
Lalu lagu arti sahabat by nidji
Dan beberapa lagu dangdut seperti pacar lima langkah, lima menit lagi, oplosan, dll.
Diikuti beberapa lagu Sheila on 7.
Dan ditutup dengan lagu kemesraan by broery marantika.

Selesai lagu itu, seakan tersadar hal yang sudah kita jalani selama empat tahun harus kita akhiri, setidaknya kita tidak akan rutin bertemu seperti dulu.
Selesai urusan bayar membayar, tekaje28 menuju ke parkiran.
Inilah saat yang paling ingin semua orang hindari. Perpisahan.

Dimulai dari saling menahan air mata, seakan akan tidak mungkin berjumpa lagi. Lalu pelukan hangat dan janji, gue akan balik ke Jakarta kok. Atau kata kata lain seperti, gue nanti ke serang ya, atau ke Surabaya. Dan yang paling di aamiin kan adalah, kita nanti ke Malaysia mat, siapin tempat buat tekaje28. Kalimat yang terdengar seperti gurauan tapi jauh dilubuk hati masing masing, semua meng-aamiin-kan.

Setelah salam salam perpisahan, dan janji sukses dimasa yang akan datang, tercetuslah kembali.
“jadiin udah kompleknya.”

Iya, tekaje28 pernah bergurau tentang sebuah komplek dimana seluruh personilnya tinggal di komplek tersebut. Hingga semua keturunan dari tekaje28 akan terus bersahabat. Jika sudah membicarakan tentang komplek, semua orang akan tertawa membayangkan betapa gila dan hebatnya otak masing masing orang.

Yah, begitulah.

Semua orang punya kisah masing masing tentang persahabatannya. Entah sahabat yang terpisah lalu dipertemukan bertahun tahun kemudian seperti disinetron, atau kisah persahabatan yang akan selalu bersama dari lahir sampai kakek nenek.
Dan ada juga beberapa kisah tentang persahabatan sekelompok geng.

Memang, tekaje28 hanya sebuah nama kelas, tapi rasanya terikat dalam sebuah kelas yang berisikan 28 orang yang luar biasa merupakan hal yang cukup membahagiakan empat tahun saya.
Iya, tidak semua orang merasakan hal yang sama seperti yang saya rasakan tentang tekaje28.
Mungkin beberapa orang hanya menganggap tekaje28 sebagai sebuah kelas, tidak lebih.
Atau beberapa orang lainnya akan mengatakan cerita ini berlebihan.

Tapi untuk saya,
Suatu kebanggaan dan kebahagiaan tersendiri berhasil melalui empat tahun yang luar biasa bersama 27 orang yang luar biasa.
Terimakasih sudah mengizinkan saya untuk mengisi absen 15 dari 28 nomer yang ada.

Minggu, 10 Agustus 2014

Ini Tentang Hijab

Melepas Hijab?

Bismillahirrohmanirrohim…

Hidup itu perjuangan, penuh rintangan dan tuntutan. Tapi bagi orang orang yang menyadari, hidup itu sendiri sudah memiliki tuntunan. Masalah yang datang silih berganti membuat kita seakan akan terombang ambing, tersesat, terjatuh dan tak bisa bangkit lagi. Itulah hidup bagi orang yang tidak menyadari bahwa kita sudah memiliki tuntunan.
Tapi ada sebagian orang lainnya yang dengan datangnya masalah bertubi tubi itu malah membuat mereka semakin dekat dengan tuntunannya. Bahkan hidupnya menjadi jauuuh lebih baik setelah masalah bertubi tubi itu datang.

Pegy Melati S., Dewi Sandra, Yulia Rochman, dll beberapa artis yang setelah datangnya masalah bertubi tubi itu malah menjadi semakin dekat dengan tuntunannya.
Allah memberikan hidayah ke hambaNya yang Ia kehendaki…

Segala puji hanya bagi Allah Tuhan Semesta Alam
Sholawat dan salam kepada junjungan Rasulullah Saw

Aurat menurut KBBI yang saya download melalui playstore artinya adalah bagian badan yang tidak boleh kelihatan (menurut hokum islam);kemaluan;organ untuk mengadakan perkembangbiakan.

Aurat juga disinggung dalam al quran di surat an nur ayat 31 “dan katakanlah kepada para perempuan yang beriman, agar mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya dan janganlah menampakan perhiasannya (auratnya). Kecuali yang biasa terlihat. Dan hendaklah mereka menurupkan kain kerudung ke dadanya dan janganlah menampakan auratnya…”

Kesimpulan yang dapat saya  ambil aurat adalah sesuatu yang tidak boleh ditampakan ke orang orang yang bukan mahrom, adapun aurat itu untuk perempuan seluruh tubuhnya kecuali muka dan telapak tangan dan untuk laki laki dari pusat sampai dengkul.

Kalo dilihat dari buku tuntunan saya, Al Quran, menutup aurat itu hukumnya wajib karena Allah sudah menerangkan di surat Al Ahzab ayat 59 “wahai Nabi! Katakanlah kepada istri istrimu, anak anak perempuanmu, dan istri istri orang mukin Hendaklah mereka menurutpkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu agar mereka lebih mudah untuk dikenali sehingga mereka tidk diganggu, dan Allah Maha Pengampun Maha Penyayang.

Banyak orang yang terkesan memilih milih amalan, contohnya orang sholat tapi tidak berhijab. Sholat tapi tidak mau zakat, zakat tapi tidak mau sholat. Ngakunya islam tapi perintah Allah ia pilih pilih.

Sambil terus mengoreksi diri sendiri dan saling mengingatkan kepada seluruh umat di dunia, Allah Maha Mengetahui, bisa jadi apa yang kamu suka tidak baik bagimu dan apa yang kamu tidak suka baik bagimu. *lupa ayat/surat apa*

Fenomena hijab saat ini luar biasaaa.
Yang berhijab syari makin banyak, Alhamdulillah.
Dan yang berhijab stylish tak kalah banyak ._.v
Tapi yang melepas hijab pun ada (

Sedih rasanya melihat/mengetahui saudara sesama muslimah yang melepas hijabnya (
Sebelum memutuskan untuk melepas hijab, kenapa tidak kembali menengok tujuan awal kita mengenakan hijab?
Bukan, bukan menasehati. Bukan pula mengecam, hanya saja sangat menyayangkan saat kewajiban dari Allah yang telah kita jalani beberapa lama tiba tiba kita lepaskan karena masalah yang bertubi tubi.Subhanallah (
Sesungguhnya, saat Allah memberikan ujian yang bertubi tubi itu karena Allah sayang kepada kita. Allah ingin sekali mendengar hambaNya memohon, menangis hanya padaNya, kembali padaNya.
Ya Allah
Engkau Maha Mengetahui apa yang gaib dan yang nyata.
Hanya Engkau yang mengetahui apa yang ada dibalik alasan muslimah yang melepas hijabnya.
Berikanlah hidayah kepada mereka,
Berikanlah ampunan kepada mereka,
Semoga mereka kembali ke jalan Mu ya Rabb…

Sebenernya saya juga agak bingung arah tullisan ini mau kemana.
Saya bukan orang yang pandai menasehati, saya pun bukan orang yang suka mendebat.
Tapi fenomena melepas hijab ini membuat saya sebagai seorang muslimah sedih.
Sambil terus memperbaiki diri, memohon ampun kepada Allah, saya juga ingin saudara saudara seiman bersama kembali pada Allah dalam keadaan bersih, tanpa dosa, in syaa  Allah.

Sejujurnya, saya ingin mengomentari alasan alasan dibalik lepasnya hijab tersebut.
Cukup dengan An nur 31 dan al ahzab 59.
Itu bukan saya yang mengatakan, tapi Allah.
Allah yang menciptakan kita.
Allah yang menghidupkan kita
Allah yang memberikan nikmat kepada kita
Allah yang hanya kepadaNya kita hidup dan hanya kepadaNya kita kembali.

Seharusnya, jika sudah Allah yang berfirman,
 otak harus berhenti mencari alasan,
mulut berhenti membicarakan kebohongan,
diri ini kembali kepada kebenaran.
Wallahu a’lam

Senin, 04 Agustus 2014

Asmaul Husna?

Alhamdulillah, setelah sekian lama gak ke gramedia, eh gak lama lama banget deng, Cuma pas ke gramed gak bener bener keliling, jadi ada banyak yang saya gak update tentangnya ~

Pas kemaren ke gramed sama temen kelas #tekaje28, dan naik ke lantai 2 *kalo gak salah* ada semacem kafe, nah ini mengingatkan saya ke sebuah buku berjudul Bookends, buku yang bercerita tentang seorang wanita yang memutuskan untuk berhenti bekerja dan membangun mimpinya memiliki toko buku yang dilengkapi dengan kafe bersama temannya. Pada saat wanita itu resign, bosnya langsung menahan dengan iming iming gaji yang sungguh besar, well, mimpi itu everything. Mau sampe kapan kerja sama orang terus?
Ini juga terus memotivasi saya supaya bisa mencapai cita cita saya, punya TK. Aamiin…

Lanjut lagi ke cerita ke dua, tiba tiba dateng ke tempat Islamic book. Dan pas lagi jalan, mata saya melihat nama saya bejejer di cover book. Yaampun, buku gue!
Awalnya mikir gitu, tapi ternyata bukan, hehehe
Emang bercita cita supaya suatu hari nanti bisa nerbitin buku sendiri, aamiin doakan ya!



Nah jadi buku apa sih itu?
Perkenalkan nama saya LOBELIA ASMAUL HUSNA.
Bisa dilihat dari nama saya itu, ada dua kata yang sangat indah… ASMAUL HUSNA

Seakan akan kembali tersadar bahwa sejak lahir Asmaul Husna sudah menjadi identitas saya, dan ada orang yang menanyakan, “gak keberatan nama?” ternyata mitos keberatan nama pun masih ada sampe sekarang. Kenyataannya saya sehat sehat aja dan bahkan Asmaul Husna membawa begitu banyak berkah buat saya.

Dulu, dari pas lahir sampe SD, setiap ngaji dan denger ada Asmaul Husna atau Husna disebutkan, pasti selalu nyaut “iya…” seakan akan merasa sedang dipanggil.

Nah, balik lagi ke buku di gramedia ini, buku buku yang bertuliskan Asmaul Husna dicovernya itu menuliskan betapa hebat, indah dan dahsyatnya Asmaul Husna. Betapa nama nama Allah Yang Mahaindah itu memiliki khasiatnya masing masing.

“Hanya milik Allah Asmaul Husna, maka mohonlah kepadaNya dengan menyebut Asmaul Husna it, dan tinggalkanlah orang orang yang menyimpang dari kebenaran dalam menyebut nama namaNya…” (QS Al A’raaf ; 180)

Ada banyak buku yang menuliskan sejuta khasiat Asmaul Husna, tapi saya tertarik dengan sebuah buku karangan Ahfa Waid, karena buku ini dicetak penuh dengan gambar gambar dan gak membosankan. Bahasa yang digunakan juga cenderung santai dan anak muda banget. Penulis menggunakan kata ganti Loe dan Gue dibuku itu. Well, menurut saya itu sedikit berbeda dari kebanyakan buku Islamic.
Penasaran dengan penulisnya, saya pun meluncur ke halaman belakang. Siapa sih yang nulis?

Oke….semua cukup memukul batin saya.

Penulisnya bernama Ahfa Waid, lahir tanggal 24 September 1994.
Jelas ini begitu memukul batin.
Saya yang sejak lahir hidup bersama Asmaul Husna gak pernah kepikiran nulis tentang nama yang indah itu.
Tapi dia yang umurnya gak beda jauh dari saya, Cuma beda hampir lima bulan dan gak bernama Asmaul Husna bisa menulis tentang Asmaul Husna. Whats?

Dan hal yang paling memukul lagi bagi saya adalah, saya belom hafal Asmaul Husna.
Ya Allah, ampuni saya…

Kembali tersadar saya bernama Lobelia Asmaul Husna, dan ayah telah berfikir keras mencari nama terbaik untuk anaknya yang luar biasa ini, saya setidaknya harus hafal Asmaul Husna dan khasiat dari setiap nama namanya.

Ya Allah, mudahkan hambaMu ini untuk menghafal, aamiin…

Terimakasih ayah atas nama yang indahnya, Lobelia Asmaul Husna.

Kamis, 31 Juli 2014

Pengumuman SBMPTN

Assalamualaikum wr.wb
Bismillahirrohmanirrohim…

Alhamdulillah…segala puji hanya bagi Allah, shalawat serta salam baiknya selalu kita ucapkan kepada junjungan kita Rasulullah Saw.
Dikesempatan kali ini saya akan menulis tentang sebuah kejadian luar biasa. *openingnya udah kaya pidato*

Jadi hari ini tanggal 16 juli 2014 merupakan hari bersejarah untuk saya, kenapa? Karena hari ini pengumuman SBMPTN dan luar biasanya saya lulus.
Kenapa luar biasa? Karena kalo kalian tau hidup saya, ampun dah…keren amat bisa lulus

Semua bermula ketika lulus SMP, sayang banget waktu itu masuk SMA favorit harus pake tes tes segala, saya males banget ikut tes, tapi saya nemenin temen temen daftar tes XD
Abis itu, saya kegoda sama temen kakak saya. Dia ngebujuk rayu supaya saya masuk SMK 26. Akhirnya saya ikutan tes masuk sana dan diterima -.-

Saya selalu merasa diri saya beruntung, karena Allah benar benar mempercayakan hal hal yang luar biasa ke hidup saya.
Mullai dari lulus SD, saya bisa masuk SMP 109, lalu lulus dari 109 saya bisa masuk SMK 26. Semua saya jalanin dengan yaudah jalanin aja. Biarin aja dia ngalir. Dengan sesantai santainya. Dan emang selalu saya serahin semua ke Allah…

Masuk SMK 26, lalu sekolah selama 4 tahun disana. Tahun pertama hidup saya bener bener berubah, yang biasanya sekolah jalan kaki, sekarang naik angkot 3x. yang biasanya jam set7 baru keluar rumah, padahal masuk sekolah jam set7. Jadi keluar jam setengah6 aja panic. Semua luar biasa berubah. Masya Allah…
Udah gitu hidup saya disana bener bener kaya orang lagi main, tanpa beban banget. Saat orang sibuk belajar, saya ngurus ekskul. Saat orang sibuk ngerjain PR saya sibuk ngurus junior.  Bahkan saat  orang orang udah mulai persiapan UN, saya baru ngeh kalo saya gak ngerti apa apa -.-
Yaudah, dengan segala kesantaian saya, hidup saya di 26 gak terlalu mengukir prestasi, tapi saya bahagia. Pernah suatu ketika saya ada di peringkat 13. Itu keren sekali. Tapi disemester berikutnya Alhamdulillah bisa naik lagi nilainya, hehehe

Iya, begitulah hidup saya. Kadang terlalu santai, let it flow banget.
Tapi kalo saya udah mau A, yaudah A aja. Gabisa yang lain. Saat ada kemauan, saya akan berjuang supaya bisa ngedapetinnya. That’s me.

Lalu tiga tahun saya habisin di sekolah, tahun ke 4 saya PKL.
Yah, seru seru engga. Karena saya udah ngebayangin hal yang luar biasa tapi kenyataannya gak terjadi. Jadi  pasrah aja deh, ikhlasin aja. Akhirnya ditempat PKL pun gak maksimal.
Tapi yang hebat adalah saat nilai ujian saya cukup tinggi. Apalagi nilai skill networking saya jauh lebih tinggi daripada yang lain. Tau gak kenapa? Karena saya berani ambil resiko. Saya memutuskan buat ngambil materi yang susah. Bahkan bisa dibilang materinya…..bikin orang orang berdecak, hahaha.

Abis gimana dong, pas saya konsul, saya konsulnya sama orang yang mau ujian CCIE. Jadilah dia bilang, “eh gue lagi belajar Cisco Unified Mobility, coba deh lu ambil itu aja.”
“apa tuh?” serius gak ngerti, waktu itu baru belajar voice dua hari dan otak udah ngos ngosan.
“supaya lu bisa nelfon dari luar kantor ke nomer client misalnya seakan akan lu pake telfon kantor…”
“hoooo….”abis itu yaudah saya iyain.
Dan tau gak, saya itu memutuskan ambil materi itu hampir 7 bulan sebelum ujian. Dan baru saya pelajarin serius dua bulan menuju ujian.
Jadi dua bulan menuju ujian saya baru pinjem alat. Terus tu alat alat sempet dicuekin tiga minggu.
Abisnya bingung juga mau belajar, orang gak ngerti sama sekali, pembimbing juga entah kemana. Terus sempet ditegor sama yang waktu itu nyuruh gue ngambil CUM. Akhirnya saya memutuskan buat belajar dikit. Terus manager nanya, “kalian mau ujian kapan?”
Ketawa dah dalam hati, ngerti aja kagak, gimana mau ujian. Haft.
Akhirnya ketemulah tanggal 20 maret.
Sebelum ujian, kita latihan dulu. H-5 ujian, kita latihan presentasi.
Saya Cuma nampillin single number reach, bukan cisco unified mobility. Terus pengujinya bilang, “gue sih ngarepnya lu ngambil cisco unified mobility, kalo SNR kan gampang, tinggal klik klik jadi. Kalo CUM lebih ada challenge nya. Tapi gapapa si, besok sabtu minggu libur. Kalo lu bisa kejar tiga hari juga cukup.”
Saya ngangguk ngangguk. Pembimbing yang udah lama gak ada kabarnya pun dating juga dan ngomong persis sama yang penguji omongin.
Disitu jadi beban bangeeettt.
Tiga hari harus bisa buat itu semua komunikasi, haafttt.
Hari sabtu minggu saya pasrah.
Hari senin selasa rabu saya gempur abis abisan.
Yang biasanya jam 5 pulang, ini jadi jam set7 baru pulang.
Ngerepotin banyak orang, yah lumayan.
Dalam waktu tiga hari, saya berhasil.
Terimakasih :’)

Nah, kira kira gitu.
Betapa santainya dan saya itu termasuk ke tipe orang yang otaknya jalan kalo udah kepepet.
Akhirnya, tanggal 11 april, saya selesai PKL. Terimakasih atas kesempatan magang 11 bulan disana. Saya belajar banyak hal :’)

Dan….hidup sebagai pengacara pun dimulai. Iya, pengangguran banyak acara.
Bayangin aja, dalam bulan april tiga kali malem minggu saya gak di rumah.
Malem minggu pertama, finalisasi AD ART ODOJ.
Malem minggu kedua, TF YISC Al Azhar
Malem minggu ke tiga, persiapan GL ODOJ.
Keren gak?
Buat orang kaya saya yang keluar malem aja gaboleh itu udah suatu prestasi yang keren banget.

Abis itu every weekend waktu saya bener bener buat ODOJ sama YISC.
Keren lah, saat orang weekend istirahat, saya malah gerilya kemana mana.

Cari kerja?
Niatnya sih gitu, tapi saya nunggu pengumuman SNMPTN. Niatnya kalo lulus SNMPTN berarti kan gausah ngapa ngapain ya XD
Tapi kenyataannya gak lulus, hehehe.
Saat itu saya galau.
Kuliah.
Kuliah kerja?
Kuliah apa?
Kerja dimana?

Abis itu saya chat hampir semua orang yang memiliki background berbeda.
Ada yang kuliah kerja, ada yang kerja aja, ada yang kuliah aja, ada yang pengacara.
Semuanya ngasih pendapat bagus.
Lalu saya mikir, udahlah kuliah kerja aja. Tapi gausah lanjutin TKJ, gakuat sama itung itungan.

Saya sampein unek unek ini ke ibu.
“bu, aku kuliah kerja aja ya?”
“iya gapapa, tapi ikut SBMPTN dulu ya.”
“belajar dong?”
“ya gapapa, siapa tau aja lulus.”
Yasudah.
Akhirnya saya iyain.
Pas pendaftaran saya Cuma ikut ikut aja, disuruh pilih A saya yaudahin, yang penting gak disuruh ngitung aja –‘
Akhirnya saya pilih PGSD, pend.bahasa inggris, pend.sejarah.
Tiga pilihan itu gak ada yang bener bener klik dihati. Karena sejujurnya saya itu pengennya jadi guru TK.
Tapi yaudah, saya Cuma mau orang tua saya bahagia. Eaaaa

Dua minggu sebelum ujian, saya pun daftar.
Seminggu awal saya belajar, tapi gak ngerti ngerti.
Akhirnya matematika sama ekonomi saya pelajarin sedikit doang.
Seminggu sebelum ujian, saya ngerasa gak guna belajar terus. Toh gak ngerti ngerti.
Akhirnya saya mikir. Muhasabah.
Saya punya Allah, apapun yang saya lakuin, kalo saya gak ‘cari muka’ sama Allah, Allah gamungkin ngasih.
Jadilah selama seminggu itu saya gerilya, belajar, ngaji, puasa, sholat malam, dhuha, hajat, minta ampun, malah kalo dibilang saya lebih dikit belajarnya diminggu kedua itu. Abis gak ngerti ngerti XD
Lalu Alhamdulillah, selama gerilya itu saya khatam sekali :’)
Sambil terus berusaha carimuka sama Allah. Akhirnya semua selesai juga.

Pas sebelum ujian saya gak belajar, Cuma ngaji. Deketin diri sama Allah. Pasrah karena gak ngerti sama soal soalnya T.T
Dag dig dug karena semua orang pada belajar.
Yaudah ikhlas lah.

Saya berkali kali pengen nyari kerja, pengen interview, pengen nyari duit, tapi gak jadi jadi karena nungguin hasil SBM.
Dan akhirnya, setelah bulan puasa, gerilya saya makin jadi. Selain karena pahala lagi banyak banyaknya, doa juga lagi gampang dikabulin nih. Ibadah banyakin, minta sama Allah supaya bisa ngebahagiain orang tua, dan orang tua saya bahagia kalo saya kuliah di UNJ XD

Hari ini pengumuman,
Pas mau buka webnya, bener bener diem diem aja. Gamau cerita ke ibu/ayah/ade.
Web nya lemot -.-
Minta tolong aris liatin hasil punya saya. Katanya lulus pendidikan sejarah UNJ XD
Alhamdulillah….
Setelah bisa liat sendiri langsung kasih liat ke ibu.
Ibu baca sendiri tulisannya, ibu langsung meluk saya, nangis terharu :”
Ayah yang lagi ngaji langsung berenti nanya kenapa, pas ibu bilang husna lulus langsung naro al quran terus meluk dan cipika cipiki ke anaknya yang cantik ini :”
Kabarin sanak saudara handaitaulan semuanya, lalu terlintas pikiran….saya gamau ospek.
Saya gamau seangkatan sama yang lebih muda, saya gamau diospek sama yang seumuran apalagi sama yang lebih muda…
Boleh gak sih gak ospek?

Rabu, 21 Mei 2014

renungan - just copas

PERTOLONGAN AL QURAN DI ALAM QUBUR

Dari Sa’id bin Sulaim ra, Rasulullah SAW bersabda : “Tiada penolong yang lebih utama derajatnya di sisi Allah pada hari Kiamat daripada Al-Qur’an. Bukan nabi, bukan malaikat dan bukan pula yang lainnya.” (Abdul Malik bin Habib-Syarah Ihya).

Bazzar meriwayatkan dalam kitab La’aali Masnunah bahwa jika seseorang meninggal dunia, ketika orang-orang sibuk dengan kain kafan dan persiapan pengebumian di rumahnya, tiba-tiba seseorang yang sangat tampan berdiri di kepala mayat. Ketika kain kafan mulai dipakaikan, dia berada di antara dada dan kain kafan.

Setelah dikuburkan dan orang-orang mulai meninggalkannya, datanglah dua malaikat. Yaitu Malaikat Munkar dan Nakir yang berusaha memisahkan orang tampan itu dari mayat agar memudahkan tanya jawab.

Tetapi si tampan itu berkata : ”Ia adalah sahabat karibku. Dalam keadaan bagaimanapun aku tidak akan meninggalkannya. Jika kalian ditugaskan untuk bertanya kepadanya, lakukanlah pekerjaan kalian. Aku tidak akan berpisah dari orang ini sehingga ia dimasukkan ke dalam syurga.”

Lalu ia berpaling kepada sahabatnya dan berkata,”Aku adalah Alquran yang terkadang kamu baca dengan suara keras dan terkadang dengan suara perlahan. Jangan khawatir setelah menghadapi pertanyaan Munkar dan Nakir ini, engkau tidak akan mengalami kesulitan.”

Setelah para malaikat itu selesai memberi pertanyaan, ia menghamparkan tempat tidur dan permadani sutera yang penuh dengan kasturi dari Mala’il A’la. (Himpunan Fadhilah Amal : 609)

Allahu Akbar, selalu saja ada getaran haru selepas membaca hadits ini.

Getaran penuh pengharapan sekaligus kekhawatiran.

Getaran harap karena tentu saja mengharapkan Al-Quran yang kita baca dapat menjadi pembela kita di hari yang tidak ada pembela.

Sekaligus getaran takut, kalau-kalau Al-Quran akan menuntut kita.

Allah…terimalah bacaan Al-Quran kami. Sempurnakanlah kekurangannya.

Banyak riwayat yang menerangkan bahwa Al-Quran adalah pemberi syafa’at yang pasti dikabulkan Allah SWT.

-copas dari whatsapp, entah sumber darimana-

Selasa, 15 April 2014

hebatnya skenario Allah

Hidup itu kadang bisa jadi random.
Hidup itu kadang bisa juga rapiiii banget kaya semut lagi baris.
Hidup juga kadang bisa warna warni kaya pelangi.
Indah dan berwarna tanpa cela.
Well, tapi hidup juga bisa kaya badai, bergemuruh, gelap, dan membuat diri ragu akan cahaya matahari.
Itulah hidup.
Random, rapi, warna warni, juga berbadai.
Its up to you, mau nilai kehidupan kaya apa, tapi satu hal yang sama sama harus kita yakini, semua itu scenario Allah Swt.

Eits, ngomong ngomong tentang scenario Allah, sekarang saya sedang iseng isengnya sambil ngeyakinin diri saya kalo Allah itu tau apa yang saya pikirin, ehehehehe.

Jadi gini, belakangan ini setelah fenomena One Day One Juz (ODOJ) beredaran dimana mana, ngeliat orang orang baca Al Quran dimana mana itu bukan hal yang aneh lagi. Saya juga kadang suka gitu. wherever whenever kalo kira kira memungkinkan saya akan membaca Al Quran.
Nah, saya juga salah satu orang yang ingin ikut andil di dalam membumikan Al Quran, jadi saya sering baca Al Quran di bus pas berangkat ke kantor, biar bisa kholas pagi :D
Kalo ada pasukan kholas shubuh, saya pengen jadi pasukan kholas bada shubuh sebelum dhuha B)
Doakan yaa o:)

Balik lagi ke keisengan saya tentang scenario Allah, saya itu suka deg degan kalo hampir waktu turun dari bus dan masih ada beberapa lembar/halaman yang belom kebaca. saya itu orangnya rada peka, jadi selama masih jauh saya asik asik aja baca Quran nya, Cuma setelah ngelewatin semanggi, terus nengok halaman yang ada di Al Quran masih halaman 279 (misalnya) saya tuh deg degan. Kantor saya itu kan di Slipi Kemanggisan, dan dari Semanggi ke Slipi Kemanggisan itu kalo lewat tol lancer jayaaaa.
Mulai deh deg degan, sempet gak ya sempet gak yaaaa~~~~

Kalo udah kaya gini mulai deh isengnya. Pikiran saya main, Allah Maha Mengetahui kalo saya pengen kholas sebelum turun dari bus, kalo Allah ngizinin ya pasti akan kholas sebelum turun dari bus. Dan jeng jeng jeng jeng, setan yang sudah menjadi musuh besar umat islam datang menghampiri mengganggu khusyuk nya say abaca Quran, haft.

Cuma balik lagi, kalo Allah ngizinin pasti saya akan kholas sebelum turun dari bus. Dan akhirnya gak sampe lima menit bisa mengkholaskan selembar, hehehehehe.
Dan yak, saya bisa kholas sebelum turun dari bus.
Kadang waktunya itu beragam, bisa sejam, 45 menit, setengah jam. Yah, sekitaran segitu.

Dan lagi, ada beberapa waktu dimana saya suka ba baca satu ayat Arabnya langsung ditambah arti yang bahasa Indonesia. Kalo udah gitu pasti butuh waktu yang lebih lama, dan ini juga lebih sering saya lakuin di bus. Dan ini juga sering terjadi saat saya hampir turun dari bus Cuma masih banyak yang harus dibaca. Ini sangat bikin panic.
Tapi betapa hebatnya scenario Allah dan Allah Maha Mengetahui apa yang ada dipikiran hamba-Nya (sampaikanlah atau kamu pendamlah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui), sepenggalan ayat Al Quran yang sering banget kita temui. Allah mudahkan saya untuk kholas ODOJ di bus hampir setiap pagi.
Tapi….karena sekarang sudah tidak naik bus lagi, karena sudah saatnya saya mencari jalan hidup yang lain, saya harus mengatur ulang jadwal nih….. saatnya saya bergabung dengan pasukan kholas shubuh.

Dirimu kapan mau gabung nih?
Walau raga tak jumpa dibumi, izinkan kita saling menyapa di surga kelak :*

Lalu, Nikmat-Nya yang mana lagi yang akan kau dustakan?