Kamis, 30 Juli 2015

Di bawah purnama diikuti bulan

Ingat janjimu yang lalu? Kamu bilang bulan purnama saksinya, dan kamu juga bilang bahwa akan menepatinya disaksikan purnama.
Sekarang entah sudah purnama ke berapa, dan aku masih menanti. Pun aku tak tau apa isi janji yang akan kau tepati itu. Semuanya terlalu abstrak. Iya abstrak. Seabstrak aku yang tersiksa menunggu kamu.

Orang orang bilang, walau kau kini jauh disana, tapi kita bisa memandang langit yang sama. Lalu, apa itu mengubah sesuatu? Apa langit bisa menyampaikan rasa rasa abstrak yang terpendam. Atau langit bisa menjelaskan perasaan abstrak ku ini?

Bukan kah menyakitkan jika kita memandang langit yang sama, tapi aku tak tau bagian langit yang mana yang kamu lihat?
Rasanya juga tambah menyakitkan saat aku harus melihat purnama lagi. Lalu semua rasa yang hilang, kembali berusaha menyusun partikel partikelnya. Dan aku, kembali merindu.

Aku masih penasaran janji apa itu yang akan kau tepati. Kau hanya mengatakan, bahwa di bawah purnama, bersamamu akan hadir hadiah terindah. Dan kau meminta ku untuk menanti.

Di bawah purnama, berhiaskan bintang. Katamu, hari kembali mu adalah malam purnama yang paling terang. Bulan bersinar lebih cerah dari biasanya dan bintang bertaburan seperti mesis, makanan favorit ku.  Aku benar benar menantikan hari itu. Hari dimana langit terang, bulan purnama, bintang bertaburan, dan bumi dipijaki oleh aku dan kamu. Tepat di titik yang sama.

Entah harus berapa purnama lagi aku menunggu mu, tapi dalam kesendirian, aku menikmati setiap detik yang kulalui untuk menantimu. Dalam doa, dalam diam, di bawah purnama.

Aku, masih disini, menanti janji yang pernah kamu buat, dikehidupan sebelumnya. Pertemuan kita yang itu, dikehidupan sebelumnya kan?

-di bawah purnama, diikuti bulan-

Kamis, 25 Desember 2014

Jang Ok Jung

Well guys, kalo kalian semua nonton tv setiap jam setengah 4 di indosiar, kalian akan tau ada sebuah drama korea yang kembali mengangkat latar belakang dinasti joseon. Kisah tentang Jang Ok Jung dan Kaisar Sukjong. Kalo kita gak membanding bandingkan sejarah dan kisahnya mungkin drama ini gak lebih dari sebuah kisah romantic dengan kisah yang berliku dan ending begitu, tapi kali ini setelah saya memasuki dunia sejarah, saya jadi penasaran sendiri kenapa kisah drama korea yang sering kali berlatar belakang dinasti joseon ini kisahnya kaya real, apa yang disampein nyampe dan pergulatan politiknya keliatan menggambarkan apa yang ada.

Saat membicarakan drama Jang Ok Jung, kalo mau kita bisa bandingin dengan drama Dong Yi. Saat Jang Ok Jung dihukum mati, Kaisang Sokjung hanya ngeliatin dari jauh dan gak galau galau banget pas di drama Dong Yi. Kalo di drama Jang Ok Jung, kisahnya dibuat sedikit rumit, kematian Jang Ok Jung sempat keundur karena Kaisar Sokjung ingin menyelamatkan Jang Ok Jung dari hukuman mati.

Bingung ya? Hehehehe

Singkatnya gini, di drama Jang Ok Jung, yang saya baru nonton beberapa episode dan itu pun ditengah ditambah gugling gugling dikit, saya menafsirkan bahwa Kaisah Sokjung adalah Kaisar yang suka blusukan dan suatu ketika bertemu dengan Jang Ok Jung dan akhirnya jatuh cinta. Cuma Jang Ok Jung ini adalah orang dengan kasta rendah karena ibunya adalah seorang budak. Akhirnya Kaisar Sokjung mengaku bahwa dia adalah Lee Sung seoang kepala kaisar kerajaan. Jang Ok Jung juga merasakan cinta yang sama. Akhirnya Jang Ok Jung memutuskan buat masuk ke istana.
Singkat cerita, ibu suri tua *neneknya Kaisar Sokjung, kalo ibunya kaisar namanya Ibu Suri aja, istrinya namanya Permaisuri* tau kalo Jang Ok Jung yang udah masuk istana ini bekerja dibagian penjahitan suka sama Kaisar Sokjung dan kayanya si Jang Ok Jung ini gatau. Jadilah si nenek ngebuat scenario yaitu nyuruh Jang Ok Jung bawain the ke Kaisar Sokjung yang pengen ngobrol sama ibu suri tua. Pas ngeliat siapa Kaisarnya, jeng jeeeeenggggg. Nampan yang dipegang sama Ok Jung gemeteran, hampir tumpah. Ibu suri tua Cuma senyum senyum. Terus memutuskan buat meninggalkan Ok Jung sama Kaisar Sokjung buat ‘ngobrol’ mereka pun disitu berantem panjang. Ok Jung jadi benci tapi gak benci sama Kaisar. Kaisar juga gitu, jadi benci tapi gak benci sama Ok jung.
Permaisuri waktu itu kena cacar terus akhirinya meninggal tapi Yang Mulia gak punya perasaaan cinta ke istrinya :” *duh sedih, gak kebayang deh nikah sama orang yang gak cinta sama sekali sama kita :””””*
Setelah permaisuri meninggal, ibu suri dan para mentri ngedesek Kaisar supaya menikah lagi setelah nolak berkali kali, akhirnya Kaisar nikah sama calon yang udah disiapin sama ibu suri walaupun masih setengah hati. *ini hasil gugling*
Lanjut dari gugling lagi, pas permaisuri masih idup, kaisar gak punya selir. Begitu pun saat nikah lagi sama calon yang udah disiapin sama ibu suri. Dia bertahan sampe 7 tahun sama istrinya, Cuma gak juga punya anak. Akhirnya dia memutuskan buat nikah sama Ok Jung. Perempuan yang dia cintai. Aaaaakkkkk *_*

Setelah nikah pergulatan politik pun tak henti henti perebutan kekuasaan ini itu dan blab la bla
Anaknya Ok Jung sama kaisar yang diangkat jadi putra mahkota a.k.a calon raja, kena cacar dan si Ok Jung di drama Jang Ok Jung mengaku berdoa supaya anaknya sembuh dengan cara ritual ke permaisuri pertama yang meninggal karena cacar. Cuma karena ada selir jahat, dia ngelaporin kalo Ok Jung mengutuk permaisuri.
Di versi sejarah korea, Cuma ditulis sesuai yang dibilang sama selir jahat itu. Hingga pada akhirnya dalam sejarah korea, Jang Ok Jung atau Hee Bin lebih dikenal sebagai seorang yang jahat dan haus akan kekuasaan *balik lagi ke perebutan kekuasaan itu yang tiada habisnya*
Nah karena banyak yang minta ke kaisar supaya Jang Ok Jung ini dihukum mati, kaisar galau dahsyat. Di drama dong yi, kaisar ngehukum Ok Jung tanpa panjang lebar bla bla bla. Kalo di drama Jang Ok Jung behhhh dramanya bikin kita ngayal kalo Jang Ok Jung akhirnya bisa selamet padahal mah sejarah gak bisa berubah ya. Akhirnya Jang Ok Jung meninggal juga, Cuma dengan cara yang lebih dramatis. Cari aja sinopsisnya kalo penasaran.

Nah dari cerita singkat di atas, saya pengen komentarin sedikit.

Sejarah sering kali membuat kita bingung karena sifatnya yang kuantitatif. Sering kali kita lebih percaya sama apa yang ada ditulisan dibandingkan dengan lisan. Karena kalo ngebicarain sejarah korea, saya pernah nonton tv, mereka punya penulis sejarah yang emang dibayar dan dijaga ketat buat nulis sejarah. Hal hal yang sifatnya rahasia jadi ketutup lah dia karena emang ngejaga imej raja itu sendiri. Kalo diliat di sejarah lagi, permaisuri ke dua gatau sama sekali hubungan cinta Kaisar Sokjung sama Jang Ok Jung karena semua itu tersembunyi rapi, tapi kenapa tiba tiba bisa terungkap. Hemmm, kenapa ya?

Yoo Ah In dalam salah satu tweet-nya berkata : Apakah sejarah bukan sesuatu yang ditulis oleh mereka yang memandang dirinya sendiri lebih baik daripada orang lain saat mereka memalsukan semua hal bahkan saat semua orang melihatnya dan mereka menyangkal apa yang terjadi. Sesuatu yang sudah mengendap melalui drama historis dan dipelajari seperti itu. Ini adalah nilai karena memiliki pemikiran yang berbeda sekali saja. Apa kita memutar balikkan kebenaran ataukah hanya suatu stereotype? Siapa yang bisa memastikannya? Mungkin tidak akurat, tapi itu hanya suatu pandangan yang sedikit berbeda. Aku senang memerankan Sukjong yang benar-benar baru. Apapun yang kita lakukan, sejarah dibesar-besarkan dan diputar balikkan. Apakah semuanya akan berakhir kalau kita hanya percaya sesuatu yang sesuai dengan keinginan kita, dengan filter kita sendiri, saat kita memilih sesuatu yang sepertinya paling baik? Haha, lihatlah negara-negara disekitar kita, dan juga semuanya. Semuanya sampah. Heh..aku tidak tahu, aku mabuk. (Ada yang bilang, orang mabuk akan berkata yang sebenarnya, saat mengirim pesan2 ini Yoo Ah In sedang mabuk dan tidak bisa berhenti mengetik. Sepertinya dia sedikit frustasi dengan rating Jang Ok Jung. Wkkk)

Kadorama-recaps.blogspot.com http://kadorama-recaps.blogspot.com/2013/07/jang-ok-jung-episode-24-final.html
Copas dari salah satu link sumber yang saya baca ya, hehehe Yoo Ah In adalah pemeran kaisar Sokjung. he’s so cute *tepok jidat*
Sejarah bikin bingung ya :D kata dosen saya kita gabisa liat sejarah Cuma dari satu sumber, kita gabisa membenarkan yang satu dan menyalahkan yang lain, kita hanya bisa menafsirkan pendapat pendapat sejarawan yang paling kuat dan lengkapi dengan argumen kita sendiri.

Well, ngeliat dari komentar komentar pecinta drama korea, mereka cocok buat jadi kritikus sejarah eaaaa atau kritikus drama? Hehehe
Jadi sedikit terbayang, apa jadinya bila sejarah Indonesia yang lengkap dengan kerajaan juga dibuat drama. Saya rasa akan keren. Terlebih lagi kisah kisahnya yang sangat drama. Tentang ken Arok yang latar belakang keluarganya bisa menghasilkan banyak kisah. Lalu tentang Dara Petak dan Dara Jingga atau kisah kisah yang lainnya. Saya rasa kisah di Indonesia kalo dibuat dengan baik, dramanya bisa jadi lebih bagus dan mesti diperankan oleh orang yang memiliki tampang memadai, karena salah satu alasan drama korea laris adalah tampang pemerannya yang di atas rata rata (?)
Bisa kebayang gak kalo nanti drama Indonesia jadi melebar luas terus mendunia terus orang orang jadi kepoin sejarah Indonesia. Waaawww, sejarah itu akan terungkap. Back then, kita gak akan menganggap sejarah sebagai sesuatu yang berhubungan dengan angka dan nama. Tapi juga kisah. Pahami kisahnya otomatis inget tahunnya.

Saya rasa semua akan keren banget selama gak ada elang terbang atau serigala ganteng dan manusia berubah jadi harimau, hehehehe

Rabu, 26 November 2014

Arsip Nasional Republik Indonesia

Jakarta, 26 November 2014

Arsip Nasional Republik Indonesia – Hari ini mahasiswa Universitas Negri Jakarta jurusan sejarah melakukan kunjungan ke gedung arsip. Ini merupakan salah satu kegiatan perkuliahan mata kuliah Pengantar Ilmu Sejarah. Dengan ditemani dua dosen, Pak Abrar dan Pak Humaidi, mahasiswa jurusan sejarah berangkat ke gedung arsip pukul 10.30 WIB.
            Selama perjalanan cuaca cukup cerah dan panas, para mahasiswa sampai disana pukul 11.30 menjelang waktu zuhur. Namun, sekitar pukul 12.00 hujan turun. Acara yang semestinya dimulai pukul 12.30 mundur menjadi pukul 13.30. tapi hal ini tidak menyurutkan semangat mahasiswa demi mengetahui tentang kearsipan nasional.
            Acara dimulai dengan pemutaran video arsip. Bagaimana arsip arsip diselamatkan dari banjir, pengolahan arsip arsip penting yang terkena air, ditunjukan pula gedung arsip sejak zaman Belandadan tentang peresimian diorama oleh Presiden SBY pada tahun 2009. Dari video tersebut, diketahui bahwa ada lebih dari dua juta foto bersejarah dan kertas yang panjangnya tiga puluh ribu kilo meter.
            Naskah proklamasi yang ditulis tangan oleh Soekarno pun juga masih disimpan dengan rapi, namun sayang telah terkena noda cat berwarna putih yang tidak diketahui asal mulanya. Juga terdapat surat pengunduran diri Soeharto disertai permohonan maafnya. Kemudian ditunjukan pula surat perintah sebelas maret namun tidak lengkap karena ada beberapa bagian yang hilang. Agar arsip tentang supersemar ini lengkap, pihak ANRI mewawancarai adik dari Presiden Soeharto yang suaranya direkam dan dijadikan sebagai arsip pula.
            Dalam ANRI ditemukan pula kertas yang paling tua yaitu kontrak dagang VOC. Kertas tersebut masih tersimpan dengan baik disebabkan karena kualitas kertasnya yang bagus dan disimpan ditempat yang bersuhu pas untuk kertas tersebut. Sistem kearsipan telah ada sejak masa colonial namun sempat terhenti pada masa pemerintahan Jepang. Pemerintah Belanda sejak dulu telah terbiasa menuliskan catatan harian tentang peristiwa peristiwa penting yang terjadi disetiap harinya.
            Acara dilanjutkan dengan materi oleh Bu Hapsari dari bagian pelayanan ruang baca. Ia menjelaskan tentang naskah konvesional dan media baru. Konvesional adalah arsip tekstual yang berupa kertas, kartografi dan kearsitekturan. Sedangkan media baru adalah arsip nontekstual berupa video, suara, microfilm.

            Dalam materinya, Ibu Hapsari juga menjelaskan tentang tata cara melakukan penelitian, pemilihan tema dan mencari referensi. Satu hal yang Bu Hapsari tekankan adalah ketika kita membaca dan mempelajari sejarah, perasaan nasionalisme itu akan muncul dengan sendirinya.

Minggu, 02 November 2014

indonesia internasional book fair

Indonesia Internasional Book Fair.
Hari ini saya dateng kesana, di istora senayan. Sendirian. Jadi ceritanya saya udah nyari nyari temen buat diajak ke IIBF, tapi ya gitu, gak nemu orang yang mau. Rata rata pada ngajak minggu depan, padahal minggu depan saya mau ke bogor, jadi ya harus hari sabtu ini. Karena gak ada yang bisa nemenin, yaudah sendiri lagi jalannya. Ini hal biasa, karena saya sering jalan jalan sendirian. Emang si kaya anak ilang tapi saat saya sendirian, ngapa ngapain itu lebih enak, mau muter muter 10 kali, mau balik ke tempat awal, semuanya itu enak enak aja. Gak kaya kalo lagi jalan sama orang, mau balik ke tempat awal aja rasanya gaenak, dia pasti bakal komen ini itu.

Nah,balik lagi ke IIBF, berangkat dari rumah jam 9an dan sampe sana sebelum jam 10, ternyata sepi banget. Udah kaya baru buka. Tapi kayanya si emang baru buka. Baru masuk langsung denger kata kata “zam zam, zam zam.” Kebayang deh teriakannya Siti Hajar saat melihat air setelah lari dari bukit Safa ke Marwa. Langsung aja disamperin dan Alhamdulillah dapet segelas kecil. Geser dikit, terus dapet kurma. Alhamdulillah baru nyampe langsung dapet zam zam + kurma. Rejeki anak sholehah.

Begitu masuk ke dalem, ternyata disitu bagian Arab Saudi semua, jadi ngeliat pameran ka’bah, gambar gambar, kainnya, buku buku bertuliskan Arab. Duh, sedih banget gabisa bahasa Arab T.T
Lanjut lagi masuk ke dalem, stand mizan dari waktu ke waktu selalu disitu ya, gapernah berubah. Saya liat semuanya lagi, masuk ke stand stand, liat buku ini itu. Pengen rasanya beli semua buku tapi apa daya gapunya duit T.T
Lanjut lagi masuk ke stand berikutnya dan tau tau masuk ke panggung utama. Disana ada talk show gitu deh dan yak yang dateng akhwat bercadar dan ikhwan berbaju koko semua. Talk show nya juga bahasa arab. Duh.

Setelah gak ngerti sama apa yang dibahas, akhirnya saya memutuskan buat masuk ke stand stand lagi. Saya masuk ke stand Mizan lagi kalo gasalah, disitu saya nemuin buku Majapahit. Setelah jadi anak sejarah, saya jadi mulai interest sama buku buku macem gitu._. nah geser dikit, saya ngeliat lagi buku yang berjudul Majapahit kerajaan islam. Whats? Ini tuh persis banget kaya waktu ngeliat Borobudur peninggalan  Nabi Sulaiman. Dan apakah saya beli? Engga, hehehehe. Abis sakit hati aja gitu, ngeliat buku harganya mahal mahal. Satu  buku aja harganya 70ribuan, ih mending dipake buat beli buku kuliah, dapet dua lumayan. Iya sih bajakan. Tapi…..

Nah setelah itu, saya liat lagi buku buku tentang Soekarno, Soeharto, Gusdur, habibi dan orang orang bersejarah lainnya. Tiba tiba muka para dosen itu bejejer mengitari kepala saya. Ampun bapak. Saya nanti baca buku itu deh.

Sambil terus berkeliling lagi, saya nemu sebuah stand yang semua buku yang dia jual itu ya buku sejarah. Ada tulisannya A.B. Lapian, bukunya semua tentang sejarah maritime, bahari, dkk. Terus ada buku tentang bagaimana cara menaklukan Diponegoro. Ini buku penting banget sumpah deh-_-setelah Pangeran Diponegoro dan kisahnya tinggal sejarah baru muncul bukunya. Duh, sejarah-_-
Nah terus ada lagi buku Jawa masa 18xx – 19xx
Ada lagi buku tentang Gajah Mada, tapi gak ada buku tentang Hayam Wuruk. Menurut kalian kenapa ya? Masa iya Raja kalah tenar sama Mahapatih~

Pas nyampe stand itu, rasanya pengen beli semua, tapi ya itu. Harganya tuh mahal. Ampun deh. Lagian si kebakaran hutan dibiarin aja. Kertas jadi mahal kan.

Lanjut keliling lagi, saya nemu buku buku murah lainnya yang menginspirasi. Tapi ada yang berbeda dari saya, saya menghindari tumpukan novel. Kenapa? Karena pasti saya mau beli. Kalo udah beli, terus baca, ujung ujungnya pengen nulis cerita lagi. Dan yak, gak sempet -_-

Nah, terus saya masuk ke stand Arab lagi. Yang nungguin mba mbak cantik. Saya difoto lagi, jadi malu hehehehehe. Terus dapet henna itu lho yang buat warnain kuku. Saya punya kisah konyol dengan kuku pacar. Karena hobi saya pake kuku pacar, saya dikira abis nikah -_-
Saya itu suka kalo kuku saya berwarna, karena gaboleh pake kuteks, akhirnya pakenya kuku pacar. Nah waktu itu lagi ke client, client nya orang Riau. Pas lagi masangin telfonnya, tiba tiba dia ngeliat kuku saya, terus dia bilang, “eh, baru nikah ya mba?” saya gak terlalu dengerin itu bapak bapak ngomong. Akhirnya saya iyain. Terus bapak bapaknya langsung heboh, “eh mbaknya baru nikah lho?” lha saya kaget. Langsung klarifikasi deh, enggak pak. Terus dia nunjukin jari saya yang kukunya berwarna oren. Saya bilang deh kalo saya suka pake henna, biar kukunya bagus. Eh bapak bapaknya malah bilang di riau itu kalo nikah pake henna. Lah sama, disini juga kan ya, Cuma kalo abis nikah ya tangannya di inai ~

Balik lagi ke buku, Alhamdulillah, saya seneng banget sama diskon. Karena diskon, belanja jadi banyak T.T
Saya pulang membawa enam buku, lima beli satu gratisan dari stand sejarah Rasulullah di lantai 2. Sebenernya bisa aja kalo mau bawa pulang Al Quran, Cuma gaenak, takut gak kebaca. Di rumah Al Quran udah banyak banget. Akhirnya saya bawa pulang tafsir deh.

Pas mau pulang sempet ngambil kurma lagi, wah kurma enak ya ternyata, hehehehe.

Sesampainya di rumah, saya promosiin ke semua orang buat dateng ke IIBF, nyesel deh kalo gak dateng. Gratisannya banyak banget.

Oiya, kalo dibandingin dari yang kemaren maren, ini jauh lebih sepi. Karena biasanya di IBF itu gabisa bergerak, atau gak harus terus ngikutin arus, sempit. Tapi tadi lumayan lengang. Di IBF juga biasanya banyak yang jualan gamis dan kaos kaki 10ribu 3. Yaampun itu jadi favorit banget deh ah T.T tapi tadi gak ada.  Belom rejeki, huft.

Pokoknya, mumpung masih ada waktu, dateng ke IIBF yak. Ada hadiah utama  9 paket haji. Mudah mudahan kamu beruntung ya :)

Sabtu, 25 Oktober 2014

Membangun Generasi Islam yang Berkarakter

24 Oktober 2014

Membangun Generasi Islam yang Berkarakter
Ustadz Nizam Zulfikar

Ada tiga orang yang pertama kali masuk neraka, yaitu mujahid, ulama dan dermawan. Karena dalam hati mereka hanya ingin dipuji atas amalan mereka.

3 cara agar bisa menjadi generasi muslim yang berkarakter :

1. Luruskan niat
Karakter muslim yang berkarakter adalah melakukan amalan amalan karena Allah semata

2. usaha
Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kalo kaum itu tidak mau merubah nasibnya sendiri.
Nabi Muhammad Saw awalnya miskin, lahir dari keluarga yang tidak terlalu kaya, namun usaha hingga akhirnya menjadi kaya.
Rasulullah mulai berdagang di usia 12 tahun. Saat musim panas menuju syam (sekarang adalah suriah, palestina dan lebanon) dan saat musim dingin menuju yaman.
Rasulullah memberikan mas kawin untuk Siti Khadijah berupa 20 ekor unta ditambah 12 ons emas.
Walaupun demikian, Rasulullah tetap zuhud.

3. Istiqomah
Iman itu kadang naik kadang turun.
Naik karena taat, turun karena maksiat. Saat futur, jangan mengurung diri tapi teruslah beraktivitas. Karena aktivitas ketaqwaan bisa mendongkrar iman.

Bagaimana caranya agar kita bisa istiqomah?
Orang yang paling cerdas adalah orang yang menyiapkan kematian.
Selalu ingat kematian, maka amalan amalan akan dijalani sepenuh hati.

Bagaimana caranya agar kita bisa mengecek adanya niat yang tidak lurus?
Kalo kita kecewa, itu berarti ada yang salah pada niat kita.
Tukang parker walaupun mobilnya banyak ia tidak kecewa saat mobilnya diambil, karena tukang parkir sadar bahwa mobil itu hanya titpan.

@tabligh akbar
BSO Al Iqtishodi FE


Jumat, 24 Oktober 2014

Orang Ketiga, Salahkah atau Mengertilah?

Perdebatan dalam dunia mahasiswa adalah hal yang biasa dan temanya pun juga beragam. Mulai dari BBM sampai ke MM (Mall Metropolitan), RUU Pilkada sampai asal sebuah kata, dan juga dari cinta sampai orang ketiga.
Rawamangun, 22 Oktober 2014, mahasiswa jurusan sejarah kelas C terlibat debat panas tentang orang ketiga. Mulai dari yang mencaci maki sampai ingin dimengerti. Seolah mengalami pahitnya menjadi orang ketiga, mawar  mengatakan bahwa orang pertama yang seharusnya tidak menjadi pemberi harapan palsu (php). Hal ini disanggah oleh Melati yang mengatakan bahwa lelaki memang cenderung memberi perhatian, jadi bagi perempuan jangan selalu menyalah artikan perhatian.
Debat panas semakin menjadi saat mahasiswa lain ikut dalam perdebatan kemudian membuat dua kubu, dengan Mawar seorang diri bagian pro orang ketiga dan Melati serta sebagian besar mahasiswa menjadi bagian yang menyalahi orang ketiga, dan sisanya menjadi penonton yang sesekali memberikan celetukan celetukan tajam.
Suasana sedikit mereda ketika salah seorang mahasiswa laki laki kelas C datang dan menyanyi sebuah lagu berjudul Manusia Bodoh yang dipopulerkan oleh Ada Band. Tiada yang salah, hanya aku manusia bodoh, yang biarkan semua tega menari indah di atas tangisan ku… Lagu tersebut menggambarkan tentang kisah seseorang yang menjadi orang ketiga yang terbuang. Ia menyamar menjadi badut lalu melihat orang yang disayanginya sedang bermesraan dengan laki laki lain. Bahkan orang yang disayanginya itu mengajak badut – orang ketiga – untuk foto bersama. Walaupun wajah dibadut tersenyum, tapi hatinya menangis.
Orang pertama, orang kedua maupun orang ketiga, sejatinya adalah pilihan. Menjadi orang pertama dan kedua adalah pilihan. Datangnya orang ketiga pun adalah pilihan. Melati mengatakan bahwa orang ketiga layaknya tamu tak diundang, udah tau pagernya ditutup eh malah tetep berdiri depan rumah pengen  banget diajak. Benar saja, saat orang pertama dan kedua memutuskan untuk bersama, seharusnya saat itu juga mereka berkomitmen untuk menjaga hati masing masing. Namun, orang ketiga tidak mungkin masuk tanpa izin. Mungkin awalnya ia hanya seseorang yang lewat di depan rumah. lalu ada suat moment dimana orang pertama keluar rumah dan melakukan beberapa interaksi dengan orang ketiga. Ketika interaksi sudah semakin sering, orang ketiga pun semakin sering berdiri di depan rumah. walaupun ia tidak diundang, tetap saja ia merasa ada sesuatu yang menariknya agar ia berdiri di depan rumah tersebut.
Dalam beberapa kasus, orang ketiga bisa saja awalnya adalah orang pertama atau kedua, namun karena posisinya tergeserkan oleh orang ketiga yang berhasil masuk menjadi orang pertama atau kedua ia berubah menjadi orang ketiga. Contohnya, ida dan adi adalah sepasang kekasih, lalu adi dekat dengan ade. Ida marah lalu ia putus dengan adi, kemudian adi pacaran dengan ade tapi juga tetap dekat dengan ida. Ini berarti posisi ida yang awalnya orang pertama berubah menjadi orang ketiga.
Dilain kasus, orang ketiga bisa saja awalnya adalah orang pertama yang gajadi. Contohnya adalah ida dan adi sedang pdkt (pendekatan) diwaktu yang bersamaan ida dan ali juga dekat. Tapi karena adi lebih dulu menyatakan perasaannya ke adi, jadilah adi dan ida pacaran. Pada saat adi dan ida pacaran, ida tetap berhubungan dengan ali. Hal ini menyebabkan ali menjadi orang ketiga.
Seseorang, tidak akan masuk tanpa izin. Seseorang tidak akan masuk tanpa diundang. Seseorang tidak akan menjadi teman tanpa interaksi. Seseorang tidak akan memiliki hubungan yang lebih dekat tanpa ada keinginan. Alasan bahwa itu adalah ketidak sengajaan hanyalah sebuah alibi. Hanya karena tidak ingin kehilangan, lalu ia tidak mau melepaskan. Hal ini membuat semua pihak yang terlibat merasakan rasa sakit yang sama. Padahal, saat ada sesuatu yang ingin masuk kita bisa dengan tegas mengatakan bahwa tidak terima tamu. Namun, lagi lagi menjadi orang pertama, kedua atau ketiga adalah pilihan. Masuknya orang kedua dan ketiga pun juga pilihan. Cobalah untuk berkomitmen dan tegas dalam membuat keputusan. Wajah bisa tersenyum, namun hati orang tidak ada yang tahu. Percayalah, karma berlaku.

Perdebatan berakhir ketika dosen Pengantar Ilmu Sejarah masuk ke kelas dan memulai diskusi lain.
Barakallahu..
Alhamdulillah, tahun baru Hijriah untuk kita semua.
Amalan amalan yang mesti kita evaluasi setiap waktu setiap saat, semoga Allah lancarkan dan mudahkan.
Ya Rabbi yang jiwaku ada ditanganNya,
Diri ini terlalu jauh, bahkan dosa terlalu banyak, ampuni ya Allah..ampuni
Saat cahaya terang datang dan membuat diri ini berniat melepas segala kehidupan ya terlalu mencintai dunia, mudahkanlah dalam keistiqomahan

Ya Rabb, tegur hamba saat jauh
Ingatkan hamba selalu bawa hidup sejatinya adalah untuk Rabb nya
1435, saat cahaya hidayah itu datang, aku masih ingat jatuh bangunnya. Melawan lingkungan yang menatap aneh akan diri ini. Semua orang bergantian bertanya ada apa? Saat itu juga aku tau jawabannya.
Allah sudah memanggil hatiku,
Allah menyudahi waktuku dengan dunia
Allah ingin aku kembali
Lalu saat itu walapun terseok, Allah tetap mudahkan jalan ku.
Allah bantu aku ke majlis ilmu
Allah pertemukan aku dengan orang orang yang luar biasa
Allah sadarkan aku betapa aku maha kecil dan Allah Mahabesar
Allah Mahasibuk tapi selalu memperhatikan hambaNya.
Allah tunjukan cintaNya dengan caraNya,
ia uji hambaNya dengan caraNya,
Ia cinta akan hambaNya yang berdoa

Ya Rabbi,
Bawa aku terus kembali kepadaMu
Pertemukan aku denganMu
Berikan terus hidayahMu kepadaku
Rahmat juga taufiq Mu..
Jadikan aku orang yang Engkau cintai..

Ya Rabbi,
Engkau Tuhan ku,
Tiada Tuhan kecuali Engkau
Engkau ciptakan aku
Dan aku adalah hambaMu
Aku berada di atas janjiMu semampuku
Aku mohom perlindunganMu dari kejelekan perbuatanku
Aku mengakui banyaknya nikmat (yang engkau anugerahkan) kepada ku dan aku mengakui dosa ku.
Maka ampunilah aku
Karena sesungguhnya tiada yang mengampuni dosa dosa melainkan Engkau..